Pemkab Pidie Jaya Perkuat Sinergi bersama Kemenkes, Percepat Pemulihan Layanan Kesehatan
Foto : Istimewa | LIPUTAN GAMPONG NEWS
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya memperkuat sinergi dengan Pemerintah Pusat untuk mempercepat pembangunan sektor kesehatan pascabanjir hidrometeorologi yang melanda daerah tersebut.
Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA meyambangi Kementerian Kesehatan RI melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Oktavianus, Sp.P., FiSR, di Gedung Adyatma, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Pertemuan tersebut membahas percepatan pembangunan Rumah Sakit Tipe C dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Kabupaten Pidie Jaya guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Kedua pihak juga menegaskan pentingnya sinergi pusat dan daerah dalam mendukung pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Pidie Jaya, Eddy Azwar, SKM, M.Kes, mengatakan Pemkab turut mengusulkan pembangunan kembali Puskesmas Bandar Dua yang rusak akibat banjir dan sudah tidak layak digunakan.
Fasilitas baru diharapkan mampu menghadirkan layanan kesehatan yang lebih aman, bermutu, dan tangguh terhadap bencana.
Dalam agenda yang sama, Bupati beserta jajaran juga berdiskusi dengan Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kemenkes RI, Dr. Sumarjaya, SKM, MM, MFP, CFA, mengenai percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi sektor kesehatan di Pidie Jaya.
Sementara itu, Dr. Sumarjaya menegaskan komitmen Kementerian Kesehatan dalam mendukung pemulihan pascabanjir.
Menurutnya, Kemenkes telah menyalurkan bantuan perangkat Starlink untuk fasilitas kesehatan serta terus memenuhi kebutuhan alat kesehatan bagi puskesmas dan rumah sakit.
Ia juga meminta Dinas Kesehatan dan KB terus memperbarui data ASPAK sebagai dasar perencanaan bantuan.
Menutup pertemuan, Bupati Sibral Malasyi menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Kesehatan, termasuk pengiriman Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) dalam lima gelombang. Ia menegaskan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci percepatan pemulihan layanan kesehatan sekaligus pembangunan sektor kesehatan yang lebih baik di Kabupaten Pidie Jaya. (**)







