LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Di balik setiap gangguan kesehatan jiwa, ada harapan yang tetap harus dijaga. Semangat itulah yang ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Dinas Sosial P3A bersama Dinas Kesehatan dan Puskesmas Meureudu memfasilitasi penanganan seorang warga bernama Faisal, yang selama ini hidup dalam kondisi memerlukan pendampingan dan kerap berada di kawasan pusat perdagangan Kecamatan Trienggadeng, Selasa (7/7).
Setelah dilakukan penelusuran, tim gabungan mengetahui bahwa Faisal merupakan warga Desa Meunasah Manyang, Kecamatan Meureudu. Dengan menggunakan ambulans milik Puskesmas Meureudu, petugas bersama Azhariadi, M, Si, Plt. Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Pidie Jaya mengantarkan Faisal kembali ke rumah keluarganya sebagai langkah awal untuk membangun kembali dukungan keluarga dalam proses pemulihan.
Sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Banda Aceh, Faisal terlebih dahulu mendapatkan perawatan dasar. Petugas dengan penuh kepedulian membersihkan tubuhnya, memandikannya, serta mencukur rambut yang telah panjang agar ia merasa lebih nyaman, bersih, dan siap menjalani pemeriksaan serta penanganan medis secara menyeluruh sesuai kebutuhannya.
Plt. Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Pidie Jaya menegaskan bahwa proses pemulihan kesehatan jiwa tidak berhenti setelah pasien keluar dari rumah sakit. Menurutnya, keberhasilan pengobatan sangat bergantung pada dukungan keluarga untuk memastikan pasien tetap menjalani kontrol dan mengonsumsi obat secara rutin.
"Kami berharap setelah menyelesaikan pengobatan di Rumah Sakit Jiwa Banda Aceh, keluarga dapat terus mendampingi Faisal menjalani kontrol rutin di RSUD Pidie Jaya. Saat ini RSUD Pidie Jaya telah memiliki dokter spesialis kejiwaan, dr. Cut Fitri Annur, lulusan Universitas Diponegoro Semarang, sehingga layanan kesehatan jiwa kini semakin mudah diakses masyarakat," ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menghapus stigma terhadap penyandang gangguan jiwa. Menurutnya, mereka bukan untuk dijauhi atau diabaikan, melainkan membutuhkan kasih sayang, perhatian, serta pendampingan yang berkelanjutan. Kepatuhan menjalani terapi dan pengobatan menjadi salah satu kunci penting dalam proses pemulihan sekaligus mencegah kekambuhan.
Melalui sinergi antara Dinas Sosial P3A, Dinas Kesehatan, Puskesmas, rumah sakit, serta dukungan keluarga, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya terus memperkuat pelayanan sosial dan kesehatan yang lebih inklusif dan berkeadilan. Upaya ini menjadi wujud komitmen pemerintah agar setiap warga, termasuk mereka yang mengalami gangguan kesehatan jiwa, memperoleh hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, hidup secara bermartabat, dan kembali berdaya di tengah masyarakat. (**)





.jpeg)

