Sambangi Batita Penderita Hidrosefalus, PKK Pidie Jaya Serahkan Bantuan
Foto : Plt. Kepala Dinas Sosial P3A Azhariyadi menyerahkan bantuan masa panik saat mendampingi Ketua TP PKK Pidie Jaya menyambangi korban hidrosefalus si Cubo | LIPUTAN GAMPONG NEWS
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pidie Jaya, Ny. Hj. Asmawati Sibral, melakukan kunjungan kemanusiaan ke rumah seorang batita penderita hidrosefalus di Gampong Kayee Jatoe Cobo, Kecamatan Bandar Baru, Kamis (30/4).
Batita tersebut, Umar Al Faruq (2 tahun 4 bulan), merupakan anak kedua dari pasangan Muhammad dan Maya Sofa.
Saat ini, Umar diketahui menderita hidrosefalus atau penumpukan cairan di rongga kepala, yang membuatnya menjadi salah satu perhatian khusus Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya.
Kunjungan tersebut dilakukan setelah pemerintah daerah menerima laporan adanya anak dengan kondisi medis serius di tengah masyarakat.
Ibu Bupati bersama Plt. Kepala Dinas Sosial P3A Azhariyadi, jajaran TP PKK, serta tim kesehatan tingkat kecamatan dan kabupaten langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi anak sekaligus memberikan dukungan.
Selain menderita hidrosefalus, Umar juga disebut mengalami gangguan serius yang berkaitan dengan tumor otak, sehingga membutuhkan penanganan medis intensif.
Kondisi ini diperparah dengan latar belakang ekonomi keluarga yang tergolong sangat miskin dan membutuhkan bantuan, baik untuk pengobatan maupun kebutuhan sehari-hari.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan memberikan semangat kepada orang tua Umar dan juga menyerahkan bantuan masa panik kepada keluarga.
Adapun bantuan tersebut berupa;
- dua zak beras 5 kilogram
- dua paket sembako,
- dua lembar kain sarung,
- satu lembar selimut,
- satu handuk, dua jilbab,
- satu paket family kits,
- satu paket perlengkapan anak (kids ware), serta
- satu mukena.
Pendamping setia Bupati Sibral, dalam kesempatan itu menyampaikan pesan moral kepada keluarga agar tetap kuat dan sabar menghadapi cobaan.
Ia juga mengajak keluarga untuk terus berikhtiar dan tidak berputus asa, seraya meyakini bahwa setiap ujian akan disertai pertolongan dari Allah SWT.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengimbau aparatur gampong agar lebih proaktif dalam melaporkan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
Untuk laporan tersebut dapat disampaikan melalui Dinas Sosial P3A, Baitul Mal Kabupaten, maupun instansi terkait lainnya agar penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan. (*)






