15 Juni 2026
Daerah

Sampah Plastik Penuhi Drainase Kota Meureudu, Warga Minta Penanganan Serius

LIPUTANGAMPONGNEWS.IDKondisi drainase di sejumlah titik kawasan Kota Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, menuai sorotan warga setempat, Saluran air yang berada di pusat ibu kota kabupaten itu terlihat dipenuhi tumpukan sampah rumah tangga dan limbah plastik, sehingga menyebabkan aliran air tersumbat di beberapa lokasi. 

Pemerhati lingkungan dan sosial masyarakat, Fajrillah M. Ben, kepada awak media, Minggu (14)6) mengatakan, sampah yang menumpuk di dalam selokan didominasi kemasan jajanan, botol plastik, hingga limbah rumah tangga lainnya. Akibatnya, fungsi drainase sebagai saluran pembuangan air tidak berjalan maksimal dan berpotensi memicu genangan ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

Kondisi tersebut dinilai cukup memprihatinkan mengingat Kota Meureudu merupakan kawasan strategis yang menjadi pusat ibu kota Pidie Jaya dan pusat perdagangan. Fajrilah berharap kawasan ibu kota kabupaten dapat tampil lebih bersih dan tertata sebagai representasi wajah daerah.

Fajrillah menilai persoalan kebersihan drainase perlu segera mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah bersama instansi terkait. Menurutnya, pembersihan saluran air dan pemeliharaan drainase secara berkala harus dilakukan agar tidak menimbulkan dampak lingkungan yang lebih luas.

“Momentum Hari Ulang Tahun ke-19 Kabupaten Pidie Jaya seharusnya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi dan pembenahan, termasuk dalam sektor kebersihan lingkungan dan penataan drainase di kawasan ibu kota,” ujar Fajrillah.

Selain perbaikan infrastruktur, warga juga berharap adanya peningkatan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta tidak membuang sampah sembarangan. Jika kondisi drainase terus dibiarkan tersumbat, dikhawatirkan dapat memicu banjir lokal, pencemaran lingkungan, hingga gangguan kesehatan masyarakat saat musim hujan tiba. (**)