Wamenhaj Sambangi Pidie Jaya, Salurkan Bantuan dari Pemerintah RI - UEA untuk Empat Jemaah Haji Terpilih
Foto : Wamenhaj RI,Dahnil Anzar Simanjuntak didampingi Kakan Kemenhaj Pidie Jaya, H. Abdurahman saat mengunjungi rumah jamaah haji asal Pidie Jaya | LIPUTAN GAMPONG NEWS
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Wakil Menteri Haji (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak bersama rombongan menyambangi Kabupaten Pidie Jaya untuk menyerahkan bantuan dari Pemerintah Indonesia bersama Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) kepada empat jemaah haji asal daerah setempat yang juga terdampak musibah sebagai bentuk kepedulian, Senin (29/6/2026).
Dalam kesempatan itu, ia didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Aceh dan jajaran serta Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Pidie Jaya, H. Abdurahman.
Selain menyerahkan bantuan, Dahnil juga berdialog dengan para jemaah haji untuk mendengar langsung pengalaman mereka, termasuk pelayanan yang diterima selama menunaikan ibadah haji.
Ia menjelaskan, bantuan tunai tersebut diperuntukkan bagi jemaah haji yang mengalami kesulitan ekonomi, khususnya untuk memenuhi kebutuhan pokok pascamusibah maupun membantu pelunasan utang saat berangkat ke tanah suci.
"Bantuan ini disalurkan sesuai instruksi Presiden Prabowo kepada jemaah haji yang memiliki utang akibat kondisi tertentu, termasuk karena terdampak musibah. Khusus di Pidie Jaya ada empat orang yang memenuhi kriteria tersebut," kata Dahnil.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed Foundation.
Dahnil mengatakan, Presiden Prabowo Subianto mengamanahkan Kementerian Haji dan Umrah untuk memastikan jemaah haji Indonesia yang mengalami musibah dan memiliki beban utang memperoleh perhatian serta bantuan.
"Semoga haji dan hajjah mereka menjadi mabrur dan mabrurah karena tidak lagi terbebani utang, sekaligus dapat meringankan kehidupan mereka," ujarnya.
Ia menambahkan, di Provinsi Aceh bantuan serupa diberikan kepada lebih dari 32 jemaah haji yang tersebar di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Tamiang, dan Kota Langsa.
Dahnil menegaskan, seluruh penerima bantuan telah melalui proses verifikasi dan seleksi oleh tim Kementerian Haji dan Umrah berdasarkan kondisi ekonomi dan tingkat kebutuhan masing-masing.
"Semua penerima dipilih melalui proses seleksi agar bantuan benar-benar tepat sasaran," katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Pidie Jaya, H. Abdurahman, menyampaikan bahwa jemaah haji asal Pidie Jaya yang tergabung dalam Kloter 13 BTJ baru mendarat di tanah air l, Senin (29/6/2026) dini hari, kemudian tiba kembali di daerah tersebut sekitar pukul 08.00 WIB.
Terpisah, Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, dikonfirmasi LIPUTANGAMPONGNEWS.ID, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Haji dan Umrah, serta Wamenhaj yang telah memberikan perhatian kepada jemaah haji asal daerahnya.
Ia juga mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah haji yang telah kembali dengan selamat ke kampung halaman.
"Semoga seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima Allah SWT dan seluruh jemaah menjadi haji dan hajah yang mabrur," ujar Bupati Sibral. (*)








