100 Murid SMP di Pidie Jaya Digembleng Membaca Cepat, Targetkan Generasi Kritis
Foto : Kepala Disdikbud Pidie Jaya, Teuku Muhalil memberikan sambutan dalam pembuatan kegiatan bimtek baca cepat | LIPUTAN GAMPONG NEWS
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Sebanyak 100 murid SMP di Kabupaten Pidie Jaya mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Membaca Cepat di Aula Bappeda Pidie Jaya, Cot Trieng, Meureudu, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan yang dibuka Kepala Disdikbud Pidie Jaya, Teuku Muhalil, itu merupakan bagian dari Program Literasi Peserta Didik Terbina dan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Balai Bahasa Provinsi Aceh, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikdasmen.
Peserta berasal dari SMPN 1 Trienggadeng, SMPN 1 Bandar Dua, SMPN 2 Bandar Dua dan SMPN 2 Ulim. Masing-masing sekolah mengirim 20 siswa yang didampingi seorang guru.
Dalam sambutannya Muhalil mengatakan, membaca cepat bukan sekadar meningkatkan jumlah kata yang dibaca per menit, tetapi juga kemampuan memahami informasi secara efektif.
“Kemampuan membaca cepat bukan sekadar mengeja kata dengan cepat, tetapi bagaimana murid mampu menyerap dan memahami informasi secara efektif. Ini menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan pendidikan modern,” ujarnya.
Dalam pelatihan, peserta dibekali teknik skimming untuk menangkap ide pokok bacaan dan scanning untuk menemukan informasi spesifik. Mereka juga dilatih meningkatkan konsentrasi, menghindari kebiasaan membaca yang tidak efektif serta memilah informasi penting dari buku, artikel dan media digital.
Kemampuan tersebut diharapkan membantu siswa menyerap materi pelajaran lebih cepat dan akurat, sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi Asesmen Nasional (AN).
Disdikbud Pidie Jaya berharap pelatihan ini menjadi pemicu penguatan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) secara berkelanjutan. Peserta yang menunjukkan kemampuan unggul selama kegiatan juga diberikan penghargaan dan stimulus sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi.
Melalui program tersebut, siswa diharapkan tidak hanya mampu membaca lebih cepat, tetapi juga memahami, menganalisis dan menyaring informasi secara kritis. (*)













