02 September 2026
Daerah

Rp110 Miliar Digelontorkan, Bupati Pidie Jaya Pantau Recovery Permukiman

LIPUTANGAMPONGNEWS.IDPemulihan kawasan permukiman terdampak banjir besar November 2025 di Pidie Jaya terus dikebut. Sejumlah pekerjaan yang didukung Kementerian PUPR kini mencakup pembangunan drainase, perbaikan jalan, pembersihan lumpur serta penataan kembali lingkungan warga.

Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi turun langsung memantau pekerjaan di sejumlah lokasi, Senin (1/9). Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses pemulihan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat, khususnya di 11 gampong wilayah Meurah Dua dan Meureudu.

Di Gampong Pante Beureune, Sibral mengecek pembangunan saluran pembuang yang dikerjakan PT Abipraya. Ia mengingatkan agar pengerjaan memperhatikan elevasi saluran, badan jalan dan keterhubungan antar saluran sehingga tidak menimbulkan genangan baru. Komunikasi dengan pemilik lahan juga diminta dikedepankan dalam pelaksanaan pekerjaan.

Selain infrastruktur, pemerintah turut menjalankan program cash for work untuk membersihkan sisa lumpur di rumah dan lingkungan warga. Program tersebut sekaligus memberi penghasilan sementara bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Sibral mengatakan pemulihan dilakukan bertahap, dari pembersihan permukiman hingga pembenahan infrastruktur untuk mengurangi risiko banjir berulang. Pemerintah juga menunggu pelaksanaan normalisasi Krueng Meureudu dan sejumlah sungai lainnya yang disebut mendapat alokasi sekitar Rp717 miliar dari Kementerian PUPR.

Secara keseluruhan, paket pemulihan permukiman yang ditangani Kementerian PUPR di wilayah terdampak bernilai sekitar Rp110 miliar. Pemerintah berharap rangkaian pekerjaan tersebut mempercepat pemulihan sekaligus mengembalikan aktivitas masyarakat seperti sebelum bencana. (**)