Banjir Krueng Meureudu Rendam Jalan Nasional dan Permukiman Warga, Kenderaan Terpaksa Putar Arah
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Luapan air sungai kembali memutus akses utama Jalan Medan–Banda Aceh di kawasan Gampong Meunasah Krueng, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Kamis malam (8/4). Kondisi ini dipicu meluapnya Krueng Meureudu yang menggenangi badan jalan hingga tidak dapat dilalui kendaraan.
Sejumlah kendaraan, khususnya truk dan mobil pribadi, terpaksa menghentikan perjalanan karena ketinggian air di badan jalan mencapai lutut orang dewasa. Situasi tersebut membuat arus lalu lintas lumpuh sementara, terutama dari dua arah utama.
M. Nur, warga Manyang Cut, menyebut sebagian pengendara dari arah Medan memilih memutar arah untuk menghindari genangan. Mereka menggunakan jalur alternatif melalui Simpang 4 Meurah Dua menuju Kota Meureudu sebagai satu-satunya akses yang masih memungkinkan dilalui.

Tidak hanya berdampak pada akses jalan nasional, banjir juga merendam sejumlah perkampungan di Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua. Warga di beberapa gampong dilaporkan mulai terdampak cukup parah akibat tingginya debit air yang terus meningkat.
Aroel, warga Lhoknga, Gampong Mesjid Tuha, Kecamatan Meureudu, melaporkan melalui grup WhatsApp bahwa ketinggian air di permukiman mereka telah mencapai pinggang orang dewasa. Kondisi tersebut membuat warga panik dan mulai bersiaga, termasuk memindahkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.
Hal serupa juga terjadi di Gampong Dayah Usen, dan sekitarnya, Kecamatan Meurah Dua. Dahlan, warga setempat, melaporkan ketinggian air di wilayahnya telah mencapai pusar orang dewasa. Warga kini berharap adanya penanganan cepat dari pihak terkait untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas. (**)







