17 Oktober 2026
Daerah

Truk Pengangkut Batu Gajah Tanpa Pelindung Ancam Keselamatan Pengguna Jalan di Pidie Jaya

LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Aktivitas sejumlah truk pengangkut batu gunung berukuran besar atau batu gajah di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, menjadi perhatian karena dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Truk-truk tersebut terlihat melintasi jalan nasional maupun ruas jalan yang menjadi akses menuju lokasi proyek pembangunan Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Meureudu.

Berdasarkan pantauan media beberapa hari terakhir ini hingga Kamis (15/10/2026), sejumlah truk yang mengangkut material batu gajah tersebut terlihat membawa muatan tanpa pelindung yang memadai. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan batu terjatuh atau berhamburan dari bak truk ke badan jalan saat kendaraan melaju.

Batu gajah yang berukuran besar memiliki risiko tersendiri apabila terlepas dari kendaraan pengangkut. Material yang jatuh ke jalan tidak hanya dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga berpotensi menyebabkan kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas di belakang atau di sisi truk.

Risiko tersebut semakin perlu diperhatikan karena jalan nasional merupakan jalur yang digunakan berbagai jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, hingga kendaraan angkutan barang.

Proyek Pascabencana Jangan Abaikan Keselamatan
Pengangkutan batu gajah tersebut diketahui berkaitan dengan pekerjaan pembangunan DAS Krueng Meureudu sebagai bagian dari upaya penanganan dampak banjir bandang yang sebelumnya melanda wilayah Pidie Jaya.

Pembangunan infrastruktur sungai sangat penting untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana. Namun, proses pengangkutan material menuju lokasi pekerjaan juga perlu memperhatikan aspek keselamatan, baik bagi pekerja proyek maupun masyarakat yang menggunakan jalan umum.

Penggunaan kendaraan pengangkut material semestinya disertai langkah-langkah pengamanan muatan yang sesuai, termasuk memastikan batu tersusun dengan aman, tidak melebihi kapasitas kendaraan, serta menggunakan pengaman yang memadai agar material tidak terjatuh selama perjalanan.
Apabila pengangkutan dilakukan tanpa pengamanan yang baik, aktivitas yang bertujuan mendukung pembangunan justru dapat menimbulkan risiko baru bagi masyarakat.

Perlu Pengawasan dari Pihak Terkait
Kondisi tersebut diharapkan menjadi perhatian pihak pelaksana proyek, pemilik kendaraan angkutan, serta instansi terkait agar keselamatan pengguna jalan tidak diabaikan selama proses pengangkutan material berlangsung.

Pengawasan terhadap kelayakan kendaraan dan keamanan muatan juga penting dilakukan guna mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat material yang jatuh atau berserakan di jalan.

Pihak terkait diharapkan dapat memastikan setiap truk yang mengangkut batu gajah memenuhi ketentuan keselamatan sebelum melintasi jalan umum, terutama pada ruas yang ramai dilalui masyarakat.

Hingga berita ini dilansir, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi berwenang,termasuk Satlantas Polres Pidie Jaya,mengenai pengawasan dan langkah pengamanan terhadap truk-truk pengangkut batu gajah tersebut.

Masyarakat berharap pekerjaan pembangunan DAS Krueng Meureudu dapat berjalan lancar tanpa mengorbankan keselamatan pengguna jalan.Sebab, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya proyek, tetapi juga dari sejauh mana keselamatan masyarakat tetap terlindungi selama pekerjaan berlangsung.. (M)