Polda Aceh Dalami Penyebab Karhutla di HGU PT Nafasindo
Foto : Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh turun memeriksa langsung perkebunan PT Nafasindo Aceh Singkil | LIPUTAN GAMPONG NEWS
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Ditreskrimsus Polda Aceh mendalami penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di areal HGU PT Nafasindo, Kabupaten Aceh Singkil, dengan memeriksa langsung tempat kejadian perkara (tkp).
Pendalaman dilakukan tim Ditreskrimsus Polda Aceh dipimpin Dirreskrimsus Kombes Pol Wahyudi, Senin (14/9/2026).
Tim turut melibatkan Kabagwassidik dan personel Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Aceh serta penyidik Polres Aceh Singkil.
Kegiatan diawali analisis dan evaluasi (anev) terhadap penanganan perkara oleh Satreskrim Polres Aceh Singkil. Hasil evaluasi kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencocokkan hasil penyelidikan dengan kondisi faktual di lapangan.
Penyidik juga meminta keterangan sejumlah pihak, di antaranya pemilik kandang sapi Sahidin, petugas pemadam api perusahaan Indra Lesmana, dan Askep Taufik.
Dari pemeriksaan sementara, salah satu keterangan menyebut sumber api diduga berasal dari bagian dalam areal kebun, bukan dari sisi luar atau pinggir perkebunan.
Namun, keterangan tersebut masih akan dicocokkan dengan temuan di TKP, keterangan saksi lainnya, dan alat bukti yang diperoleh penyidik.
Kabidhumas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto mengatakan asistensi dilakukan untuk memastikan penanganan perkara berjalan cermat dan profesional.
"Dirreskrimsus juga memerintahkan Kasatreskrim Polres Aceh Singkil bersama Kanit 1 Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Aceh untuk kembali mendalami fakta dan keterangan dari para pihak," kata Joko dalam keterangannya, Selasa (15/9/2026).
Menurut Joko, proses penyelidikan dan penyidikan akan terus dilakukan berdasarkan fakta serta alat bukti yang diperoleh secara sah. Langkah tersebut dilakukan untuk mengungkap penyebab karhutla secara objektif dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan. (khairi)







