17 September 2026
Daerah

Pang Kade Dorong Generasi Muda Jadi Pemimpin Masa Depan Aceh

Foto : Pang Kade memberikan motivasi kepada para generasi muda dalam Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh | LIPUTAN GAMPONG NEWS

LIPUTANGAMPONGNEWS.IDPerjuangan generasi muda Aceh kini dituntut mengambil bentuk baru. Bukan lagi menghadapi konflik, melainkan mengisi perdamaian melalui pendidikan, pembangunan dan pengabdian kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Partai Aceh (PA) Pidie Jaya sekaligus Ketua DPRK Pidie Jaya, A Kadir Jailani alias Pang Kade, saat memberikan materi pada Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh di Aula Kantor PA Pidie Jaya, Selasa (15/9/2026).

Di hadapan puluhan peserta, Pang Kade mengatakan perubahan situasi Aceh menuntut generasi muda memiliki kapasitas kepemimpinan sekaligus memahami akar sejarah daerahnya.

Menurutnya, pengalaman panjang Aceh, termasuk masa konflik hingga lahirnya perdamaian, harus menjadi pelajaran bagi generasi muda dalam membaca persoalan dan menentukan langkah ke depan.

“Generasi muda, khususnya kader penggerak, harus dipersiapkan menjadi leader. Bukan hanya memahami sejarah, tetapi juga mampu mengambil peran dan membawa perubahan di tengah masyarakat,” ujar Pang Kade.

Ia menilai, era perdamaian telah memberikan ruang lebih besar bagi masyarakat untuk berkontribusi dalam politik, pemerintahan, pembangunan maupun kehidupan sosial.

Karena itu, kader penggerak tidak cukup hanya memiliki pengetahuan. Mereka juga harus berani tampil, memahami persoalan masyarakat dan mampu menerjemahkan semangat perjuangan ke dalam kerja nyata.

“Perjuangan hari ini adalah bagaimana kita mengisi perdamaian, membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Pang Kade berharap pembekalan melalui pelatihan tersebut dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya memahami perjalanan Aceh, tetapi juga siap mengambil tanggung jawab dalam pembangunan di lingkungannya masing-masing.

Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh berlangsung selama dua hari, 15–16 September 2026, di Aula Kantor PA Pidie Jaya.