Peresmian Huntara, Pidie Jaya Fokus Layanan Dasar dan Hunian Tetap
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID -Peresmian 848 Hunian Sementara (Huntara) secara nasional menjadi penanda babak baru pemulihan pascabencana di berbagai daerah terdampak, termasuk Kabupaten Pidie Jaya. Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos, ME bersama Wakil Bupati Hasan Basri, ST, MM mengikuti peresmian dan penyerahan Dana Tunggu Hunian (DTH) melalui virtual conference dari Komplek Huntara depan Kantor PMI Pidie Jaya, Kamis (5/2).
Komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi. Bupati Sibral menyampaikan bahwa masa pengungsian di Pidie Jaya telah resmi berakhir. Saat ini, pemerintah memfokuskan perhatian pada pembenahan layanan dasar di kawasan huntara agar warga dapat menempati hunian sementara dengan aman dan nyaman.
Menurutnya, penyediaan listrik dan air minum menjadi prioritas utama agar kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Pemerintah daerah memastikan fasilitas pendukung terus dilengkapi sehingga huntara tidak sekadar menjadi tempat berteduh, tetapi juga ruang hidup yang layak bagi warga terdampak.
Bupati juga menegaskan bahwa keamanan data administrasi masyarakat tetap terjamin. Meski banyak dokumen fisik hilang akibat bencana, seluruh data kependudukan tersimpan aman di server Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Dengan demikian, proses pengurusan dokumen pengganti dapat dilakukan secara cepat dan terintegrasi. Terkait Dana Tunggu Hunian, ia memastikan anggaran telah tersedia dan pemerintah terus mendorong percepatan pembukaan rekening serta kelengkapan administrasi penerima agar bantuan segera tersalurkan.
Melalui peresmian huntara ini, pemerintah berharap pemenuhan kebutuhan dasar warga dapat berjalan optimal, roda sosial dan ekonomi masyarakat kembali bergerak, serta proses menuju pembangunan hunian tetap yang lebih permanen dan berkelanjutan dapat segera terwujud. (**)









