21 September 2026
Daerah

Pemkab Pidie Jaya Salurkan 1,5 Ton Benih Jagung bagi Petani Terdampak Banjir di Meurah Dua

Foto : Bupati Pidie Jaya, H Sibral Malasyi menyerahkan secara simbolis benih jagung hibrida kepada petani Meurah Dua yang lahannya terdampak banjir | LIPUTAN GAMPONG NEWS

LIPUTANGAMPONGNEWS.IDPemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Dinas Pertanian dan Pangan menyalurkan 1.545 kilogram atau sekitar 1,5 ton benih jagung hibrida kepada kelompok tani terdampak banjir di Kecamatan Meurah Dua.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memulihkan lahan pertanian terdampak bencana sekaligus mendorong kembali produktivitas dan perekonomian petani.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, kepada perwakilan kelompok tani di Meunasah Gampong Dayah Kruet, Kecamatan Meurah Dua, Senin (21/9).

Bupati Sibral mengatakan pemerintah daerah akan terus mendampingi masyarakat terdampak bencana, khususnya petani yang mengalami gangguan terhadap lahan pertaniannya.

“Pascabencana bukan akhir perjuangan. Kita ingin lahan kembali produktif, petani kembali bekerja, dan ekonomi masyarakat kembali bergerak,” ujar Sibral.

Ia meminta kelompok tani memanfaatkan bantuan sesuai peruntukannya dan Dinas Pertanian mengawal prosesnya hingga panen.

“Jangan berhenti pada penyerahan bantuan. Kita harus mengawal mulai dari penanaman, pemeliharaan hingga panen. Jika ada kendala di lapangan, segera dilaporkan untuk dicarikan solusi,” tegasnya.

Sibral berharap bantuan tersebut mampu membantu petani memulihkan aktivitas pertanian sekaligus mempercepat pemulihan Pidie Jaya pascabencana.

"Kepada patani saya berpesan manfaatkan benih tersebut secara optimal oleh dan kepada penyuluh terus memberikan pendampingan secara intens, sehingga pemulihan sektor pertanian pascabencana dapat berjalan secara berkelanjutan." Pungkas Bupati Sibral.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pertanian Pidie Jaya, Muhammad Nur, mengatakan benih jagung tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian RI yang diberikan secara gratis kepada petani terdampak.

Khusus Kecamatan Meurah Dua, bantuan dialokasikan untuk lahan seluas 103 hektare yang tersebar di tujuh gampong, yakni Sarah Mane, Lhok Sandeng, Seunong, Blang Cut, Dayah Kruet, Meunasah Raya, dan Meunasah Bie.

Rinciannya, Gampong Sarah Mane mendapat 195 kilogram untuk 13 hektare, Lhok Sandeng 225 kilogram untuk 15 hektare, Seunong 150 kilogram untuk 15 hektare, Blang Cut 150 kilogram untuk 10 hektare, Dayah Kruet 450 kilogram untuk 30 hektare, Meunasah Raya 150 kilogram untuk 10 hektare, serta Meunasah Bie 150 kilogram untuk 10 hektare.

Muhammad Nur menambahkan pengembangan jagung memiliki peluang untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari sektor pertanian.

“Bantuan ini diharapkan membantu petani kembali mengolah lahan terdampak dan meningkatkan produktivitas pertanian secara bertahap,” ujarnya.

Secara keseluruhan, bantuan benih jagung untuk petani terdampak banjir di Pidie Jaya mencakup lahan seluas 618 hektare dengan total 9.270 kilogram benih. (*)