18 Mei 2026
Pendidikan

Pelajar Pidie Jaya Diajak Unjuk Bakat di Festival Taloe Wareh Budaya 2026, Ayo Daftar!

Foto : Istimewa | LIPUTAN GAMPONG NEWS

LIPUTANGAMPONGNEWS.IDMenjelang berakhirnya tahun ajaran 2025/2026, denyut kreativitas pelajar di Pidie Jaya kembali menggema meskipun pasca mengalami musibah banjir besar.

Sanggar Seni Cut Meutia (SSCM) hadir membawa panggung budaya spektakuler yang mempertemukan bakat, seni, dan semangat generasi muda dalam satu ajang kreatif bergengsi bagi pelajar tingkat SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA.

Didukung oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Aceh dan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, kegiatan pelestarian dan penguatan nilai budaya ini akan digelar seharian penuh pada Senin, 22 Juni 2026 mendatang di Museum Kabupaten Pidie Jaya, komplek perkantoran Cot Trieng, Meureudu.

Festival Taloe Wareh Budaya Pidie Jaya 2026 dengan tema “Merajut Kembali Semangat Pascabencana melalui Seni dan Tradisi”, sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas budaya daerah sekaligus membangkitkan semangat masyarakat khususnya anak-anak dan remaja dalam menjaga warisan kebudayaan Aceh.

Ketua SSCM, Cut Dara Meutia dikonfirmasi Liputan Gampong News, Senin (18/5) menyebutkan, festival ini dirancang sebagai wadah bagi anak-anak dan remaja untuk kembali menumbuhkan rasa percaya diri, kreativitas, serta kecintaan terhadap budaya daerah pascabencana yang pernah melanda wilayah tersebut.

"Kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas, melestarikan budaya Aceh, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan pascabencana melalui seni dan permainan tradisional." Ujar Cut Dara.

Katanya lagi, beragam perlombaan menarik akan digelar, di antaranya, Lomba Tari Ratoh Jaroe untuk SMA/SMK/MA dan komunitas usia 15–21 tahun, Lomba Menggambar Tema “Banjir” untuk SD/MI dan SMP/MTs serta Lomba Permainan Anak Tradisional untuk SD/MI.

"Menariknya khusus lomba menggambar, delapan karya terbaik "Banjir" akan dijadikan arsip daerah dan dipamerkan di Museum Kabupaten Pidie Jaya." Seniwati bertalenta ini.

Meski mendapat dukungan dari pihak provinsi, panitia menjelaskan bahwa bantuan tersebut belum sepenuhnya menanggung seluruh kebutuhan pelaksanaan kegiatan. Sehingga panitia perlu biaya tambahan yang harus diambil melalui biaya pendaftaran peaerta," tukas Cut Dara.

"Waktu pendaftaran sudah dibuka sejak kemarin Minggu, 17 Mei hingga 17 Juni 2026 mendatang. Untuk menggambar Rp30 ribu/orang, Tari Ratoh Jaroe: Rp50 ribu/grup dan Permainan Tradisional: Rp35 ribu/grup." Rincinya.

Panitia mengajak seluruh sekolah, komunitas, dan generasi muda untuk ikut ambil bagian dalam festival budaya ini. “Melalui seni dan tradisi, mari bersama merajut kembali semangat, keceriaan, dan kecintaan terhadap budaya Aceh.”

Informasi dan pendaftaran bisa menghubungi, Ghina Hp. 0823-6863-7316 dan Nahya Hp. 0838-3447-1472. (*)