Kantor Bupati Pidie Jaya Berubah Jadi "Padang Penggembalaan", Puluhan Sapi Ngantor dan Sarapan Gratis
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Pemandangan tak biasa terlihat di lingkungan Kantor Bupati Pidie Jaya. Sabtu (2/10), puluhan ekor sapi tampak bebas berkeliaran dan merumput di pekarangan kompleks perkantoran pemerintahan tersebut.
Dengan tenang, sapi-sapi itu menyusuri hamparan rumput hijau di antara pepohonan dan taman. Sebagian menundukkan kepala menikmati rerumputan, seolah tak ada batas antara ruang publik, halaman kantor pemerintahan dan tempat penggembalaan.
Pemandangan itu menyisakan pertanyaan sederhana, apakah rumput di lingkungan kantor bupati terlalu hijau dan jarang dipangkas sehingga mengundang sapi datang mencari makan, atau memang pemilik ternak membiarkan hewan peliharaannya berkeliaran tanpa pengawasan?
Tentu sapi tak bisa disalahkan. Hewan berkaki empat itu hanya mengikuti nalurinya. Ketika melihat hamparan rumput yang tersedia, ia akan merumput. Sapi tidak mengenal bahwa di hadapannya berdiri kantor bupati, pusat pemerintahan daerah yang semestinya memiliki lingkungan tertata, terawat dan terjaga.
Justru di situlah pertanyaan berikutnya muncul. Mengapa sapi bisa begitu leluasa memasuki dan merumput di lingkungan kantor pemerintah? Apakah pengawasan lingkungan kantor memang longgar, atau pemeliharaan kawasan belum berjalan sebagaimana mestinya? Jika sapi datang karena tergoda rumput yang tumbuh subur, maka pemilik ternak tentu perlu lebih bertanggung jawab mengawasi hewan peliharaannya.
Sebaliknya, jika pagar, penjagaan atau pemeliharaan lingkungan kantor pemerintah tidak mampu mencegah ternak masuk, maka pengelola kawasan pemerintahan juga patut mengevaluasi kondisi tersebut.
Pemandangan sapi merumput di halaman Kantor Bupati Pidie Jaya akhirnya bukan sekadar cerita lucu tentang ternak yang "jalan-jalan". Ia menjadi bentuk kepedulian, tanggung jawab dan pengelolaan ruang pemerintahan. Sebab, kalau kantor bupati saja bisa menjadi padang rumput dadakan, publik tentu berhak bertanya, siapa sebenarnya yang harus menjaga halaman rumah pemerintahan ini? (**)






