Bupati Sibral Tegaskan Material Kerukan Sungai Tak Boleh Dikomersilkan
Foto : Bupati Pidie Jaya, H Sibral Malasyi MA, meninjau pekerjaan pengerukan sungai pasca bencana hidrometeorologi menggunakan alat berat bantuan Pemerintah Pusat. | LIPUTAN GAMPONG NEWS
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Bupati Pidie Jaya, HbSibral Malasyi MA, menegaskan material hasil pengerukan Daerah Aliran Sungai (DAS) Meureudu dan lahan persawahan terdampak bencana tidak boleh diperjualbelikan. Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut akan ditindak sesuai aturan yang berlaku.
Penegasan itu disampaikan Bupati Sibral saat meninjau pengerukan sungai menggunakan alat berat bantuan pemerintah pusat di Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (17/10/2026).
Sibral mengatakan, material hasil pengerukan hanya boleh dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak bencana di sekitar lokasi, itu pun dalam jumlah secukupnya. Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang mengambil keuntungan pribadi dari kegiatan penanganan tersebut.
“Kalau untuk kebutuhan warga sekitar korban bencana, rumah ibadah dan fasilitas umum lainnya dibolehkan, tetapi secukupnya saja. Yang tidak boleh itu diperjualbelikan. Kalau kedapatan ada yang menjual material hasil pengerukan sungai dan areal persawahan, tentu akan kita tindak sesuai ketentuan,” tegas Sibral.
Selain meninjau pengerukan sungai, Sibral memantau pembersihan lahan persawahan yang mengalami kerusakan berat di Gampong Beuringen, Kecamatan Meurah Dua, serta penanganan lahan tambak di Gampong Meunasah Balek, Kecamatan Meureudu.
Penanganan di sejumlah lokasi tersebut merupakan bagian dari pemanfaatan 66 unit alat berat bantuan pemerintah pusat untuk mendukung upaya pemulihan wilayah terdampak bencana di Pidie Jaya.
Saat meninjau penanganan tambak di Gampong Meunasah Balek, Sibral meminta pemilik lahan dan aparatur gampong turut mendukung proses pembersihan agar pemulihan dapat berjalan optimal.
“Pemilik lahan harus ikut peduli dalam penanganan ini. Kita harus sama-sama mendukung agar upaya yang dilakukan pemerintah dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya. (*)






