13 April 2026
Peristiwa

LIRA Bergerak Cepat! Anak Bawah Umur Korban Bejat Ayah Kandung Asal Langsa Berhasil Diselamatkan di Aceh Tenggara

Foto : Istimewa | LIPUTAN GAMPONG NEWS

LIPUTANGAMPONGNEWS.IDNasib pilu menimpa BUNGA (16), bukan nama sebenarnya, remaja asal Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa. Ia menjadi korban pemerkosaan berulang kali oleh ayah kandungnya sendiri, SB alias Jon Bengkel (Mekanik). Kasus ini mencuat setelah korban yang sempat "dibuang" ke Aceh Tenggara berhasil diselamatkan oleh M. Saleh Selian, Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Aceh Tenggara.

​Saleh menceritakan kronologi yang mmilukan kepada media liputangampongnews.id, Senin (13/4). Penderitaan Bunga dimulai sejak 2025, saat itu ibu kandungnya masih hidup namun sakit sakitan, SB mulai melancarkan aksi bejatnya dengan melecehkan korban. Sang ibu yang tak berdaya hanya bisa berpesan agar korban mencubitnya jika sang ayah mulai berbuat jahat saat malam hari.

​Puncak kebiadaban terjadi pada malam ke-7 setelah sang ibu meninggal dunia (Februari 2026). Di tengah suasana duka, SB tega memperkosa darah dagingnya sendiri di kamar bengkel miliknya di bawah ancaman.

​Korban "Dibuang" Keluarga, Terlunta-lunta di Aceh Tenggara.
​Alih-alih mendapat perlindungan, saat mengadu ke kerabatnya (Incin dan Putra), korban justru diminta merantau ke Aceh Tenggara pada Lebaran ke-5 2026 dengan dalih menghindari amarah ayahnya. Di Aceh Tenggara, Bunga bekerja sebagai pengasuh anak dan sempat berpindah-pindah majikan hingga ke Desa Lawe Rutung.

​Nasibnya mulai menemui titik terang saat bekerja di majikan ketiga di Desa Bambel. Melihat psikologis anak yang sering murung, sang majikan bertanya dan akhirnya mendengarkan kisah pilu korban. Majikan tersebut kemudian menghubungi M. Saleh Selian pada Kamis (9/4/2026).

Respon Cepat LIRA dan Atensi Kapolda Aceh.
​Menerima laporan tersebut, Bupati LIRA Agara, M. Saleh Selian, langsung bergerak. Setelah berkoordinasi dengan Kapolres Agara dan Kasat Reskrim IPTU Zery Irfan, diputuskan korban harus segera dibawa kembali ke lokus kejadian di Kota Langsa.

​Langkah ini mendapat atensi luar biasa dari Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah. Melalui pesan singkat, Kapolda memerintahkan agar kasus ini diprioritaskan.

​"Adinda, bawa anak itu ke Kota Langsa, jangan pikirkan soal biaya," tegas Kapolda kepada Saleh Selian.

​Dukungan juga datang dari Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil, yang memantau langsung perkembangan kasus dan memberikan bantuan operasional untuk perjalanan kemanusiaan tersebut.

Pelaku Berhasil Diringkus
​Setelah menempuh perjalanan darat tanpa henti dari Kutacane, Saleh Selian didampingi wartawan Modus Aceh, Pardi Alas, tiba di Mapolres Langsa pada Sabtu (11/4) pagi.

​Hanya berselang beberapa jam setelah laporan resmi dibuat dengan pendampingan UPTD PPA Kota Langsa, Tim Opsnal Satreskrim Polres Langsa yang dipimpin AKP Fachmi Suciandy bergerak cepat. SB alias Jon Bengkel berhasil diringkus di bengkelnya pada Sabtu malam pukul 21.30 WIB.

​Meski pelaku utama telah ditangkap, M. Saleh Selian mendesak kepolisian untuk tidak berhenti di situ.

"Kami meminta Kapolres Langsa juga menindak tegas pihak keluarga yang diduga sengaja menyembunyikan kejahatan ini dengan menyuruh korban pergi merantau," tegas Saleh.

​Saleh juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Aceh dan pihak-pihak seperti Dewan Pembina LIRA Agara, Selamat Syukur S. Karo Karo, yang telah memfasilitasi penyelamatan nyawa dan masa depan korban. (**)