23 September 2026
Daerah

GPM Dinas Pangan Aceh Singkil Warnai HUT TNI Diserbu Warga

LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Ratusan warga menyerbu Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Pangan Kabupaten Aceh Singkil di Koramil Simpang Kanan, Selasa-Rabu, 22-23 September 2026.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Kasi Cadangan Pangan Dinas Pangan Aceh Singkil, Mariati Pohan, mengatakan pihaknya menyediakan 200 kupon pada pelaksanaan GPM hari ini.

“Begitu kami buka, langsung diserbu warga,” kata Mariati saat ditemui di lokasi.

Menurut dia, sejumlah komoditas bahkan habis terjual hanya dalam waktu setengah hari.

Adapun bahan pangan yang dijual antara lain beras 10 kilogram seharga Rp117 ribu per sak, beras SPHP 5 kilogram Rp63.500, telur ayam Rp42 ribu per papan, minyak goreng 2 liter Rp38 ribu, Minyakita 1 liter Rp15.500, serta gula pasir 2 kilogram Rp32 ribu.

Pada GPM kali ini, Dinas Pangan juga menambahkan cabai merah. Komoditas tersebut sengaja disediakan karena harga cabai di pasaran sedang mengalami kenaikan.

“Tidak hanya sembako saja. Kali ini kami stok kan cabai merah karena harganya sedang naik dan menjadi atensi pimpinan daerah,” ujarnya.

Cabai merah dijual Rp22 ribu per 500 gram. Warga dapat membeli secara eceran maupun mengambil satu paket penuh dengan harga Rp330 ribu.

Salah seorang warga, Dodi, mengaku terbantu dengan adanya GPM tersebut. Menurutnya, terdapat selisih harga sekitar Rp5 ribu hingga Rp10 ribu untuk sejumlah komoditas dibandingkan harga di pasaran.

Ia mencontohkan cabai merah yang di pasar saat ini mencapai sekitar Rp60 ribu per kilogram. Sementara di GPM, masyarakat cukup membayar Rp22 ribu untuk setengah kilogram.

Begitu juga gula pasir. Harga di warung sekitar Rp20 ribu per kilogram, sedangkan melalui GPM warga bisa mendapatkan dua kilogram dengan harga Rp32 ribu.

“Ya kami tentu sangat bersyukur dan berharap kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan pemerintah,” kata Dodi.

GPM menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok di tengah kenaikan harga sejumlah komoditas. (Khairi).