04 Juni 2026
Daerah

Klarifikasi Dana BOS Berlangsung Hangat, Kepsek SMAN 13 Medan Sambut Audiensi GMPSU

LIPUTANGAMPONGNEWS.IDKepala Sekolah SMAN 13 Medan menerima audiensi perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garuda Merah Putih Sumatera Utara (GMPSU) dalam suasana hangat dan penuh keterbukaan, Selasa (2/6/2026).

Pertemuan tersebut digelar sebagai tindak lanjut surat konfirmasi dan klarifikasi terkait dugaan penyelewengan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2025.

Audiensi berlangsung konstruktif sebagai upaya menjembatani miskomunikasi sekaligus memperkuat fungsi kontrol sosial dalam pengawasan penggunaan anggaran pendidikan.

Koordinator Sumatera Utara LSM GMPSU, Donald Lumbantobing yang akrab disapa Doluto, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan pihak sekolah. Menurutnya, ruang dialog terbuka seperti ini sangat penting demi menghadirkan transparansi kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Sekolah SMAN 13 Medan yang telah menerima kami dengan baik serta meluangkan waktu untuk berdialog. Ini bagian dari penguatan tupoksi kami sebagai fungsi kontrol sosial,” ujar Doluto.

Ia menjelaskan, audiensi tersebut dilakukan guna menindaklanjuti laporan masyarakat serta hasil investigasi internal GMPSU terkait dugaan penyimpangan penggunaan dana BOS.

“Konfirmasi dan klarifikasi ini penting untuk memastikan sejauh mana kebenaran data yang kami sampaikan melalui surat terkait dugaan penyelewengan dana BOS Tahun Anggaran 2025,” tambahnya.

Dalam dialog tersebut, Kepala SMAN 13 Medan, Hj. Fauziah Hasibuan, S.Pd., M.Si., didampingi Ketua Komite Sekolah beserta unsur pengurus lainnya. Fauziah menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan GMPSU secara terbuka dan transparan.

“Terkait pengelolaan dana BOS, sekolah kami telah diaudit oleh BPK untuk tahun 2024 hingga 2025 dan hasilnya tidak ditemukan adanya kerugian negara,” jelas Fauziah.

Ia menambahkan, pengelolaan dana BOS di SMAN 13 Medan selalu melibatkan komite sekolah dan para guru, serta diumumkan secara terbuka agar dapat diakses oleh orang tua siswa maupun masyarakat.

Selain itu, Fauziah juga memaparkan sejumlah capaian pendidikan yang berhasil diraih sekolah. Sebanyak 94 siswa-siswi SMAN 13 Medan dinyatakan lulus ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun 2026.

Sementara itu, Ketua Komite Sekolah turut menyampaikan apresiasi terhadap semangat GMPSU dalam menjalankan fungsi pengawasan sosial. Menurutnya, komite sekolah juga terlibat langsung dalam mengawasi penggunaan dana BOS di lingkungan sekolah.

“Kami sebagai perwakilan orang tua murid dan juga alumni SMAN 13 Medan merasa bangga dengan semangat GMPSU dalam mencari data yang akurat sebagai bentuk kontrol sosial. Sejauh ini, kami belum menemukan adanya penyimpangan dalam pengelolaan dana BOS di sekolah ini,” ungkap Ketua Komite.

Audiensi yang berlangsung penuh keakraban tersebut akhirnya menghasilkan suasana harmonis dan saling memahami. Seluruh pihak sepakat bahwa keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik menjadi langkah penting dalam menjaga transparansi pengelolaan dana pendidikan. (Adel)