Isu Bupati Pidie Jaya Tinggalkan PAS Ditepis, Zikrillah:" Itu Tidak Benar, Hanya Afiliasi Politik"
Foto : Zikrillah, Aktivis dan Penggiat Politik Pidie Jaya | LIPUTAN GAMPONG NEWS
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Isu yang menyebut H. Sibral Malasyi meninggalkan jabatannya sebagai Ketua MPC Partai Aceh Sejahtera (PAS) Kabupaten Pidie Jaya dibantah keras oleh Zikrillah, penggiat politik setempat, Rabu (1/4/2026).
Zikrillah yang juga mantan Lo pasangan SABAR ini menegaskan, kabar yang beredar di tengah masyarakat tersebut tidak berdasar dan berpotensi menyesatkan opini publik. Menurutnya, hingga saat ini Sibral masih sah menjabat sebagai Ketua MPC PAS Pidie Jaya.
“Tidak benar jika disebut beliau meninggalkan PAS. Itu hanya isu liar. Yang terjadi adalah bentuk kerja sama politik, bukan perpindahan partai,” tegas Zikrillah kepada media, Rabu (1/4/2026).
Sorotan publik mencuat setelah Sibral diketahui ikut dalam kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Aceh sebagai Wakil Ketua untuk masa bakti 2026–2031 pada Selasa malam (31/3/2026). Namun, Zikrillah memastikan langkah tersebut tidak melanggar aturan.
Aktivis peduli Pidie Jaya menjelaskan, keikutsertaan Bipati Sibral dalam struktur partai nasional merupakan bagian dari afiliasi politik yang sah antara partai lokal dan partai nasional. Praktik ini, kata dia, telah diatur secara jelas dalam regulasi yang berlaku di Aceh.
“Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2007 tentang Partai Politik Lokal di Aceh, khususnya Pasal 10 dan Pasal 11, serta dalam UUPA Pasal 83 ayat (3), disebutkan bahwa keanggotaan partai lokal dapat dirangkap dengan partai politik nasional,” jelasnya.
Lebih jauh, ia menilai kerja sama lintas partai tersebut justru menjadi strategi untuk memperkuat manajemen dan jaringan politik Partai PAS di daerah.
“Ini adalah bentuk sinergi antara partai lokal dan nasional untuk meningkatkan kualitas organisasi, bukan bentuk pengkhianatan politik,” tambahnya.
Zikrillah juga mengingatkan bahwa kolaborasi antara PAS, PKB, dan PAN bukan hal baru. Ketiga partai tersebut telah menjalin kerja sama sejak Pilkada 2024.
Bahkan, dari koalisi itulah pasangan H. Sibral Malasyi bersama Hasan Basri berhasil memenangkan kontestasi dan kini menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya periode 2025–2030.
“Koalisi ini sudah teruji. Hasilnya jelas, mereka dipercaya rakyat memimpin Pidie Jaya,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Zikrillah mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Kami berharap masyarakat tidak terpancing isu-isu yang menyesatkan. Pak Sibral tetap Ketua MPC PAS Pidie Jaya dan tidak pernah meninggalkan partai yang telah membesarkannya,” pungkasnya. (*)







