Hadiri Pengajian Bulanan MAAR Motor, Bupati Sibral Ajak Masyarakat Jadikan Pengajian Sebagai Kebutuhan Hidup
Foto : Suasana pengajian bulanan PT Maar Motor bersama Abu Blang Jruen | LIPUTAN GAMPONG NEWS
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Manajemen PT. Maar Motor yang diprakarsai oleh Alumni Dayah Madinatuddiniyah Babussalam Blang Bladeh (ALBAB) Kabupaten Pidie Jaya menggelar Pengajian Bulanan di Aula Dealer Maar Motor, Meureudu, Selasa (30/6) usai shalat Dzuhur.
Kajian ilmu agama ini membahas Kitab Ad-Dasuqi yang dipandu oleh Abu H. Abdul Manan yang akrab dilakab Abu Blang Jruen sebagai upaya memperdalam pemahaman aqidah Mazhab Ahlus Sunnah wal Jamaah bagi alumni maupun masyarakat umum.
Dalam kajiannya, Abu Blang Jruen menyampaikan bahwa tujuan mengikuti pengajian di Aceh, termasuk di Kabupaten Pidie Jaya, pada masa kini bukan semata-mata untuk memperoleh atau menambah ilmu, melainkan agar umat tidak merasa ragu terhadap ilmu yang telah diperoleh selama menuntut ilmu, sehingga tetap yakin dan istiqamah dalam mengamalkannya." Ujar Abu Manan juga Alumni Dayah Blang Bladeh.
Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos., M.E., bersama kepala SKPK jajaran terkait turut menghadiri kegiatan tersebut. Pengajian Bulanan ALBAB merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap Selasa pada akhir bulan.
Dalam sambutannya, Bupati Sibral mengajak masyarakat menjadikan pengajian sebagai kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Menurutnya, majelis ilmu memiliki peran penting dalam memperdalam pemahaman agama, memperkuat keimanan, serta membentuk karakter masyarakat yang berakhlak mulia.
"Di majelis ilmu seperti ini, banyak hal yang bisa kita perkuat. Bukan hanya keimanan, tetapi juga semangat kolaborasi dan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Pidie Jaya menuju Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur," ujar Sibral.
Ia menegaskan, pemerintah tidak dapat berjalan sendiri dalam menegakkan syariat Islam tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat.
"Pemerintah tidak mampu sendiri dalam menegakkan syariat Islam tanpa dukungan masyarakat. Mari kita tegakkan syariat sesuai Ahlus Sunnah wal Jamaah," katanya.
Bupati berharap pengajian bulanan seperti ini terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai wadah memperkuat nilai-nilai keagamaan, mempererat silaturahmi, sekaligus membangun generasi yang religius dan berintegritas.
Kegiatan tersebut dihadiri para ulama dayah, pimpinan balai pengajian, tokoh masyarakat, alumni dayah, serta seratusan jamaah yang mengikuti rangkaian pengajian dengan khidmat.
Panitia pelaksana, Zahri.NS menyampaikan bahwa kegiatan tersebut terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya sebagai bagian dari syiar Islam serta upaya menjaga tradisi keilmuan islam di Pidie Jaya dan umumnya Aceh. (*)








