04 Juli 2026
Gampong

Gampong Keuneu Eu Laksanakan Rembuk Stunting

LIPUTANGAMPONGNEWS.IDPemerintah gampong Keuneu Eu melaksanakan rembuk dan sosialisasi pencegahan stunting pada hari jumat 3 Juli 2026. Kegiatan rembuk stunting dihadiri oleh Camat Peukan Bada, Salamuddin ZM SE bersama Sekretaris Camat (Sekcam), Rusydi SAg MPd, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Gampong (PMG), Ahmad Hussein Siregar SAg dan staf serta Ketua TP PKK, Suryanti, pendamping desa, pegawai puskesmas Lampisang, tokoh masyarakat dan para kader posyandu.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam memperkuat komitmen dan sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah gampong, tenaga kesehatan, pendamping desa serta berbagai pemangku kepentingan dalam percepatan penurunan angka stunting.

Kegiatan rembuk stunting merupakan bagi dari alur perencanaan pembangunan gampong. Sebelum dilaksanakan kegiatan Musrenbang penyusunan program tahun anggaranb2027 maka dilakukan pra Musrenbang.

Camat dalam sambutannya menyampaikan bahwa penanganan stunting memerlukan kerja sama semua pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, kader, tokoh masyarakat, pendamping desa yang terus mengawal pemanfaatan dana desa secara maksimal untuk pencegahan stunting. Peran serta para pihak akan memudahkan upaya pencegahan stunting. Pemanfaatan dana desa secara baik dan maksimal seperti pemberian PMT, imunisasi lengkap, promosi kesehatan yang dilaksanakan saat posyandu Gampong perlu terus ditingkatkan

Ia mengajak seluruh elemen untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap pemenuhan gizi, kesehatan ibu dan anak, serta sanitasi lingkungan guna mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

"Kegiatan Rembuk Stunting ini diharapkan menjadi forum untuk menyatukan langkah dan komitmen dalam menyusun program yang tepat sasaran sehingga upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat berjalan secara efektif," ujar Camat.

Sementara itu, Sekcam, Kasi PMG, dan staf kecamatan turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan serta mendorong pemerintah gampong agar mengoptimalkan perencanaan dan pelaksanaan program yang mendukung percepatan penurunan stunting melalui kolaborasi lintas sektor.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pihak dapat memperkuat koordinasi dan komitmen bersama dalam mewujudkan Gampong Keneu Eue yang bebas stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara Pj. Keuchik Keuneu Eu, Cut Elita menyampaikan masyarakat harus tahu apa itu stunting dan cara pencegahannya sehingga dapat meningkat angka kesehatan masyarakat.

Koordinator pendamping desa kecamatan Peukan Bada dalam pemaparan materi menjelaskan bahwa kegiatan rembuk stunting merupakan salah kegiatan pra Musrenbang untuk mendiskusikan isu berkaitan pelayanan kesehatan desa dan upaya pencegahan stunting, momen rembuk bisa dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi kegiatan yang sudah dijalankan pemerintah gampong, penajaman program sehingga lebih tepat sasaran dan sesuai prioritas penggunaan dana desa tahun 2026 salah satunya kesehatan desa yaitu penanganan stunting dan peningkatan layanan kesehatan dasar.

Saat ini di gampong Keuneu Eu sesuai laporan kader KPM ada 8 yang di indikasikan mengalami stunting, ini menjadi tanggung jawab bersama bukan hanya kader posyandu, pihak puskesmas tetapi seluruh elemen masyarakat gampong Keune Eu

Lima layanan pencegahan stunting seperti layanan kesehatan ibu dan anak, sanitasi dan air, konseling gizi, jaminan kesehatan dan PAUD perlu dilakukan strategi inovasi dan juga upaya pencegahan sehingga jumlah anak yang mengalami stunting bisa berkurang.

Output dari kegiatan rembuk stunting adalah lahirnya usulan kegiatan yang akan dibawa dalam Musrenbang perencanaan tahun 2027 Gampong Keuneu Eu tahun 2027 menuju Indonesia emas tahun 2045. (Munawar)