Dukung Sektor Pertanian dan Perikanan: Ketua DPRK Pidie Hadir Langsung di PENAS Petani Nelayan XVII Gorontalo
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Ketua DPRK Pidie Anwar Sastra Putra, S.H., (ASP), hadiri langsung Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Kabupaten Gorontalo, yang berlangsung dari 20 hingga 25 Juni 2026.
Kehadirannya jadi bentuk dukungan nyata DPRK Pidie untuk memperkuat pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan yang jadi prioritas pembangunan daerah maupun nasional.
PENAS XVII dipusatkan di Sport Center Limboto dan sejumlah titik di Kabupaten Gorontalo. Ajang empat tahunan yang digahas KTNA ini dihadiri ribuan petani, nelayan, penyuluh, akademisi, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan se-Indonesia.
PENAS jadi panggung berbagi pengalaman, memamerkan inovasi teknologi, serta memperkuat kolaborasi menuju swasembada pangan.
Adapun sederet agenda besar digelar selama 6 hari:
1. *Pameran Pertanian & Perikanan*: produk unggulan daerah + teknologi terbaru dipamerkan
2. *Gelar Teknologi Pertanian*: demonstrasi alsintan modern langsung di lapangan
3. *Studi Banding*: kunjungan ke kelompok tani inovatif yang sukses
4. *Temu Karya & Widyakarya*: bedah hilirisasi pertanian, penguatan rantai pasok, hingga transformasi digital pertanian-perikanan.
Ketua DPRK Pidie, ASP, menyebut PENAS momentum emas menyerap ilmu untuk Pidie. "PENAS merupakan momentum penting untuk menyerap berbagai inovasi dan praktik terbaik yang dapat diterapkan di Kabupaten Pidie. Sektor pertanian dan perikanan memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
ASP juga menegaskan hasil PENAS akan jadi bahan rujukan kebijakan. "Melalui kegiatan ini, kita dapat melihat langsung berbagai inovasi dan teknologi yang telah berhasil diterapkan di berbagai daerah. Pengalaman tersebut tentu menjadi referensi berharga untuk mendukung kemajuan sektor pertanian dan perikanan di Kabupaten Pidie.
PENAS XVII resmi dibuka Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Hadir juga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, jajaran menteri kabinet, kepala daerah, pimpinan lembaga, serta perwakilan organisasi petani- nelayan se-Indonesia.
Kehadiran mereka menegaskan komitmen bersama menguatkan pertanian-perikanan sebagai fondasi ketahanan pangan nasional.
Melalui keikutsertaan dalam PENAS XVII, diharapkan berbagai pengetahuan, inovasi, dan jaringan kerja sama yang diperoleh dapat menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dan perikanan yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan di Kabupaten Pidie.(AA)








